• Icon 09

    Pusat Pendidikan dan Pelatihan Geologi dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 165, diikuti dengan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 150 tahun 2001 dan No 169/k Tanggal 20 Maret 2003. Merupakan satuan kerja di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Energi dan Sumber Daya Mineral berkedudukan di Jl. Cisitu Lama No. 37 Bandung 40135.

    Cikal bakal dari Pusdiklat Geologi sekarang ini telah ada sejak tahun 1992, yaitu bermula sebagai Bidang Tenaga dan Teknik Geologi yang merupakan bagian dari Pusat Pengembangan Tenaga Pertambangan (PPTP).

    Sejak tahun 2001, Bidang Tenaga Teknik geologi kemudian menjadi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Geologi di bawah Badan Diklat Energi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral.

    Pada tahun 2010 Kementerian ESDM melakukan reorganisasi terhadap Pusdiklat Geologi. Pusdiklat Geologi mengalami pengembangan dan reformasi struktur menjadi 4 bidang/bagian yaitu Bidang Program dan Kerjasama; Bidang Pelatihan dan Evaluasi Diklat; Bidang Standar dan Sarana Prasarana; serta Bagian Tata Usaha

  • Icon 08

    VISI:

    Menjadi pusdiklat yang berdaya saing dalam menciptakan sumberdaya manusia yang profesional di bidang iptek geologi.

    MISI:

    1. Meningkatkan kemampuan pelayanan diklat melalui sumber daya manusia yang kompeten
    2. Menyusun dan mengembangkan kurikulum standar dan akreditasi lembaga bidang-bidang profesi geologi
    3. Melaksanakan peningkatan kualitas diklat tenaga bidanga geologi dan sertifikasi ketenagakerjaan dalam pelaksanaan otonomi daerah dan persaingan global di sektor pemerintah dan industri
  • Icon 08

    Secara khusus, Pusdat Pendidikan dan Pelatihan Geologi menyelenggarakan fungsi :

    • Penyiapan penyusunan kebijakan teknis, rencana dan program pendidikan dan pelatihan di bidang geologi;
    • Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan di bidang geologi
    • Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan pelaksanaan tugas pendidikan dan pelatihan di bidang geologi; dan
    • Pelaksanaan administrasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan geologi

Berita Pusdiklat Geologi

TAHAPAN PROSES PENYELENGGARAAN DIKLAT DI PUSDIKLAT GEOLOGI

Oleh : M. Rum Budi S. 

Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Geologi merupakan Satuan Kerja yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 165, Keputusan Menteri Energi Nomor 150 Tahun 2001 dan 169/k tanggal 20 Maret 2003. Pusdiklat Geologi bekerja di bawah Badan Pendidikan dan Pelatihan Energi dan Sumber Daya Mineral (Badiklat ESDM), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Berdasarkan Kepmen ESDM No.18/2010, tugas utama dari pada Pusdiklat Geologi adalah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan (diklat) di bidang geologi. Menurut data penyelenggaraan diklat yang dilaksanakan Pusdiklat Geologi dari tahun (2011 – 2015) berkisar antara (75 – 95) diklat meliputi 3 jenis diklat yaitu: diklat teknis, diklat fungsional dan diklat terstruktur. Terkait dengan diklat teknis bidang geologi, dikelompokkan menjadi 4 program diklat keahlian yaitu : bidang eksplorasi geologi, bidang geologi lingkungan, bidang mitigasi bencana geologi, dan bidang geoinformatika.

Untuk melaksanakan tugas utama tersebut, Pusdiklat Geologi sampai tahun 2015 telah melakukan tahapan proses penyelenggaraan diklat melalui beberapa tahapan dalam suatu sistem yang saling berhubungan satu sama lain, atau yang sering dikenal sebagai siklus diklat. Tahapan-tahapan penyelenggaraan diklat tersebut meliputi: analisis kebutuhan diklat yang kegiatannya dilakukan  oleh Bidang Program dan Kerjasama (BPKS), untuk perancangan diklat serta pengembangan materi dan sarana diklat kegiatannya dilakukan oleh Bidang Standar dan Sarana (BSS), sedangkan untuk tahapan pelaksanaan diklat, serta evaluasi dan perbaikan diklat kegiatannya dilakukan oleh Bidang Penyelenggaraan Diklat dan Evaluasi (BPE) . (Gambar 1).

Read more...

Pengumuman dari Kementrian ESDM

Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia

Mengumumkan Tentang Aktif Kerja Calon Pegawai Negeri Sipil Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral 

Tahun Anggaran 2014

Read more...

Diklat Training Officer Course (TOC) Angkatan II

 

6  s.d. 17 April 2015 

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan kunci keberhasilan pembangunan nasional. Hal ini dapat disadari, oleh karena manusia sebagai subyek dan obyek dalam pembangunan. Mengingat hal demikian, maka pembangunan SDM diarahkan agar benar-benar mampu dan memiliki etos kerja yang produktif, terampil, kreatif, disiplin serta proporsional. Di samping itu juga mampu memanfaatkan, mengembangkan dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang kondusif dalam rangka memacu pelaksanaan pembangunan nasional.

 

Dalam rangka peningkatan SDM aparatur pemerintah maka salah satu langkah penting yang sedang dan akan terus dilakukan adalah melalui Diklat, baik Diklat Struktural, Diklat Teknis maupun, Diklat Fungsional. Diklat merupakan  alat  yang memiliki daya guna dan hasil guna yang tinggi dalam meningkatkan kapasitas aparatur dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan. 

 

WORKSHOP

PENGEMBANGAN DOKUMENTASI MANAJEMEN MUTU SMM ISO 9001:2008
TAHUN ANGGARAN 2015
PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN GEOLOGI
BANDUNG
Read more...

MONITORING DAN EVALUASI 2015

26 Maret 2015

Kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini di selenggarakan untuk membahas kegiatan yang telah berlangsung dan yang akan berlangsung pada tahun 2015 dan dihadiri oleh beberapa Instansi Pemerintah Terkait. Rapat ini dilaksanakan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Geologi Jl. Cisitu Lama No. 37 Bnadung.

Foto-foto di ruang rapat

Read more...

Artikel Geologi

Kearifan Lokal“Smong” Penyelamat Bencana Tsunami Di Pulau Simeulue Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Oleh Hilman Sawargana 

            Gempabumi Nepal yang terjadi pada hari Sabtu 25 April 2015 berkekuatan 7,8 menimbukan korban jiwa sebanyak 2.300 orang dan lebih dari 500 korban luka-luka, mengingatkan kita pada bencana yang mirip akibat gempa bumi tsunami di ujung Sumatera Bagian Barat Laut, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam.Gempa bumi tektonik di Aceh dengan kekuatan 9skala Richter yang disusul oleh tsunami menelan korban jiwa lebih dari 270.000 orang.

Kejadian gempa yang disusul oleh tsunami ternyata telah memunculkan suatu kearifan lokal di Pulau Simeulue, Kabupaten Simeulue, Provinsi Naggroe Aceh Darussalam.Ada kebiasaan orang tua di Simeulue “menasehati” anak-anak mereka dengan kejadian-kejadian yang ekstrim untuk memperkuat mental anak dalam menghadapi bencana alam. Salah satunya melalui suatu syair yang bercerita tentang smong. Berikut petikan syairnya:

Read more...

Pengaruh Aktifitas Geologi Global terhadap Aktifitas Geologi Lokal Bumi

Oleh: Hilman Suwargana

Bumi yang menjadi tempat kehidupan kita saat ini memiliki banyak misteri yang harus terus kita pelajari dan gali jawabanannya dengan tujuan untuk dapat kita manfaatkan dan terus kita syukuri sebagai anugerah dari Yang Maha Kuasa. Bumi yang kita diami merupakan bagian dari suatu sistem tata surya yang sangat luas, dan dalam bumi itu sendiri ada sistem yang bekerja. Bumi sebahgai bagian dari tata surya, akan terus berinteraksi dengan benda-benda lainnya di tata surya ini, terjadi suatu proses saling mempengaruhi dan melengkapi sehingga terjadi harmoni. Bumi sebagai sistem, salah satunya dapat kita lihat dari kegiatan geologi. Dalam geologi ada suatu siklus batuan, ada proses pembentukkan gunung dan lembah, ada proses penunjaman dan pemekaran lantai samudera dan lain sebagainya. Hal inilah yang menjadi salah satu sebab terus berlangsungnya kehidupan di bumi ini.

Apabila kita melihat bumi sebagai suatu sistem, dan kita khususkan lagi pada aktifitas geologi, penulis membagi aktifias geologi menjadi dua pembagian utama yaitu: aktifitas geologi lokal dan aktifitas geologi global. Antara kedua aktifitas geologi tersebut biasanya dipengaruhi atau disebabkan oleh aktifitas geologi lainnya.Aktifitas geologi lokal biasanya dipengaruhi oleh aktifitas geologi global. Aktifitas geologi lokal yang dimaksuddi antaranya: Gempa bumi, aktivitas vulkanik, pembentukan gunung, dan pembentukan palung samudera. Aktifitas geologi ini biasanya terjadi pada skala kecil dengan luasan wilayah yang kecil atau lokal, terjadi di suatu daerah tertentu.Sementara itu, aktifitas geologi global memiliki ukuran atau luasan wilayah yang lebih besar lagi bahkan ukurannya bumi itu sendiri. Aktifitas geologi global yang dimaksud penulis adalah kegiatan tektonisme.

Read more...

PEYELIDIKAN GEOLISTRIK

Oleh: Hilman Suwargana 

Dalam penyelidikan geolistrik ada beberapa tahapan kegiatan yang perlu dilaksanakan, meliputi penentuan titik ukur, persiapan peralatan, dan kegiatan lapangan (pengambilan data, pengolahan data). Penentuan rencana dan pengukuran titik-titik ukur geolistrik harus mengikuti persyaratan tertentu dengan tujuan untuk mendapatkan data yang baik serta mewakili suatu wilayah prospek. Demikian juga, pada saat pengambilan data/pengukuran di lapangan harus mengikuti persyaratan dan tatacara tertentu untuk mendapatkan data lapangan yang baik, terhindar dari gangguan (noise) dan aman (dari petir, hujan dsb).

Read more...

SURVEI GEOLISTRIK

Oleh: Hilman Suwargana

Secara umum beberapa konfigurasi susunan elektroda dalam pengukruan geolistrik di lapangan berdasarkan variasi bentangan arus AB dan elektroda MN. Susunan elektroda tersebut dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu Wenner, Schlumberger, dan Dipole.

1.         Metode Wenner, yaitu pemasangan elektroda arus AB dan potensial MN berjarak sama. Kesamaan jarak bentangan digambarkan dengan jarak titik-titik AM = MN = NB = a (Gambar 1). Dengan demikian, besar tahanan jenis semu dapat dihitung sbb:

Read more...

Sagpond Dapat Menjadi Bukti Rekaman Aktivitas Sesar

Oleh  : Suryo Hespiantoro, ST.,MT

Keberadaan sagpond memberikan peluang untuk mengetahui tingkat keaktifan sesar berdasarkan jejak-jejak kegempaan purba yang ditinggalkan dalam endapan sagpond tersebut. Sagpond itu sendiri merupakan depresi akibat mekanisme tektonik. Indikasi sagpond pada daerah Palabuhanratu terbentuk diantara dua patahan pada segmen bagian barat, terletak diantara formasi Jampang dan formasi Cimandiri di sepanjang lembah Cimandiri.

Read more...

  • Bidang Tata Usaha

    Tugas

    Melaksanakan urusan kepegawaian, rumah tangga, ketatausahaan, dan keuangan pusat pendidikan dan pelatihan geologi.

    Fungsi

    - Pelaksanaan Urusan ketatausahaan, kearsipan, perlengkapan, rumah tangga, kepegawaian organisasi, tatalaksana, dan hubungan masyarakat, serta keprotokolan,; dan

    - Pelaksanaan Urusan keuangan dan administrasi barang milik negara

     

  • Bidang Program dan Kerjasama

    Tugas

    Melaksanakan penyiapan penyusunan rencana, program, anggaran, kerjasama, dan pelaporan pendidikan dan pelatihan di bidang geologi

    Fungsi

    -  Penyiapan Penyusunan remcana, program, anggaran, dan penyusunan laporan pendidikan dan pelatihan di bidang geologi; dan

    - Penyiapan Pengolahan kerjasama dan informasi pendidikan dan pelatihan di bidang geologi.

  • Bidang Penyelenggaraan dan Evaluasi Diklat

    Fungsi

    Melaksanakan penyelenggaraan, pemantauan dan evaluasi pendidikan dan pelatihan di bidang geologi

    fungsi

    - Penyiapan penyelenggaraan dan pelayanan jasa pendidikan dan pelatihan di bidang geologi

    - penyiapan pemantauan, evaluasi dan pelaporan pendidikan dan pelatihan di bidang geologi

  • Bidang Standar Sarana dan Prasarana

    Tugas

    Melaksanakan Penyiapan bahan kebijakan teknis dan pengelolaan sarana dan prasarana teknis pendidikan dan pelatihan di bidang geologi

    Fungsi

    -  Penyiapan Bahan Penyusunan Pedoman, standar, prosedur, dan kriteria pendidikan dan pelatihan di bidang geologi, serta pelayanan sertifikasi kompetensi tenaga; dan

    -  Pengelolaan dan pelayanan jasa sarana dan prasarana teknis pendidikan dan pelatihan di bidang geologi

  • Kelompok Jabatan Fungsional

    Tugas

    Melaksanakan dan Memberikan Pelayanan jasa pendidikan dan pelatihan geologi serta melaksanakan tugas lainnya yang di dasarkan pada peraturan bersama antara Kepala Lembaga Administrasi Negara dan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2010 dan Nomor 2 tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan Jabatan fungsional Widyaiswara dan Angka Kreditnya

Pusdiklat Geologi

Jl Cisitu Lama No 37 Bandung

Jawabarat

Telp : 022 2500 2428

Flag